4 Tips Memanfaatkan Twitter untuk Pemasaran B2B

Laporan terbaru seperti yang dilansir dari MarketingProfs menyatakan bahwa 84% dari perusahaan yang bergerak di bidang B2B menggunakan Twitter untuk tujuan pemasaran. Bahkan para eksekutif pemasar dari B2B itu benar-benar memfokuskan Twitter untuk strategi pemasaran mereka.

Selain itu, laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa 70% dari perusahaan B2B memiliki akun Twitter dan mengirimkan tweet setiap jamnya. Dan 30% dari perusahaan lainnya mengabaikan.

Pertanyaannya, bagaimana memaksimalkan Twitter agar dapat mendorong pertumbuhan bisnis kita? Berikut ini beberapa tips memanfaatkan Twitter sebagai alat pemasaran.

1. Menciptakan dan Berbagi Konten Menarik
Konten marketing merupakan inti dari sebagian besar program pemasaran B2B. Dengan begitu penjualan B2B mempunyai siklus yang panjang. Mengembangkan konten yang menarik secara konsistenadalah salah satu tantangan utama bagi pemasar B2B.

Perlu diketahui bahwa Twitter menyediakan cara untuk mendistribusikan konten yang relevan, seperti artikel, link, atau komentar singkat agar menarik bagi kepentingan audiens dan target pasar Anda.

Pedoman yang baik bagi para pemasar B2B adalah bagaimana mendistribusikan 50% konten bisnis Anda sendiri dan 50% pihak ketiga. Biasanya sebagaian besar pemasar B2B menggunakan 70% pihak ketiga.

Untuk mengetahui besar konten pihak ketiga, bisa melihat di media sosial lainnya seperti memindai web untuk artikel yang relevan, posting blog, dan konten lainnya. Jangan lupa juga mempromosikan konten dari mitra dan pelanggan Anda.

2. Coba gunakan retargeting
Retargeting adalah kemampuan untuk melayani iklan agar orang-orang lebih sering melihat promosi setelah mereka meninggalkan situs pengiklan. Beberapa perusahaan mengkhususkan diri dalam retargeting, sementara perusahaan lain telah menambahkan retargeting ke daftar mereka dari metode pembelian iklan. Retargeting membantu perusahaan mengiklankan website pengunjung yang pergi tanpa konversi. Ini menyumbang sekitar 98% dari semua lalu lintas web.

Konsisten menempatkan merek Anda dengan cara retargetingadalah salah satu jurus yang paling ampuh untuk membuat setiaptweet berharga. Bahkan jika tweet tersebutmempromosikan konten pihak ketiga.

3. Percobaan dengan beriklan di Twitter
Twitter menawarkan beberapa pilihan iklan yang berbayar, salah satunya mempromosikan tweet. Membayar untuk mempromosikan tweetbisa meningkatkan jumlah orangyang melihatnya.

Membayar iklan di Twitter termasuk alat yang ampuh untuk memperkuat visibilitas merek Anda dan meningkatkan berbagai konten yang Anda miliki, baik di dalam maupun di luar penggemar atau follower Anda. Bahkan dampaknya akan lebih baik jika dikombinasikan dengan retargeting.

4. Gunakan pelacakan konversi
Jika Anda sudah menggunakan langkah2 di atas, maka selanjutnya pertimbangkan untuk melakukan pelacakan konversi. Dengan alat pelacak konversi itu, Anda dapat mengidentifikasi apakah pengguna yang mengklik tweet – baik konten Anda atau pihak ketiga –melanjutkan mengunjungi situs Anda.

Dalam pelacakan konversi ini juga dapat terungkap apakah calon pelanggan mengunjungi situs Anda setelah mengklik iklan display yang ditunjukkan kepada mereka melalui retargeting.

Selain itu, konversi analisis pelacakan ini juga dapat menentukan mana tweetdan materi pemasaran yang bekerja mendorong kesuksesan bisnis Anda. (www.marketingprofs.com)

Leave a Reply