Adam & Hawa Bukan Manusia Pertama

Ada buku ulasan buku menarik yang diulas pagi ini di halaman kompasiana.com pagi ini. Bukan soal Jupe yang tampi di Makasar (headline kompas.com pagi ini), ini soal pembahasan sebuah buku berjudul “Adam & Hawa Bukan Manusia Pertama”.


Sedikit kutipannya,

Ada terutama dua hal penting yang disebutkan di dalam buku ini yang nampaknya bisa memberikan bukti bahwa teori evolusi itu memang cukup valid. Yang pertama pada akhir bab kelima, yaitu tentang adanya keragaman ras manusia. Bila bentuk manusia itu tidak bisa berubah sama sekali, maka tentunya hanya ada satu ras manusia. Bila misalnya saja bapak pertama manusia itu berkulit hitam dan bermata hitam, maka tentunya semua anak cucunya akan berwajah serupa. Tetapi, kita tahu bahwa kenyataannya tidak demikian. Ada beragam ras dan rupa manusia di muka bumi ini, mulai dari kulit putih, coklat, kuning maupun gradasi dari warna-warna tersebut. Yang kedua disebutkan pada bab keenam tentang adanya perbedaan susunan genetik pada tiap-tiap individu, yang disebut dengan genetic fingerprint atau sidik jari genetik, yang bahkan terjadi antara bapak dengan anaknya. Perubahan susunan genetik dari bapak ke anaknya itu berlangsung selama jutaan generasi sehingga bisa menghasilkan susunan genetik yang sangat bervariasi, yang mana sejalan dengan berlangsungnya seleksi alam pada akhirnya bisa menghasilkan beragam jenis spesies yang berbeda pula. (baca lengkap ulasannya di sini)

Saya belum baca bukunya, tapi kalau bicara soal teori evolusi saya termasuk orang yang berdiri di golongan orang-orang yang sulit mempercayai teori evolusi Darwin.

1 thought on “Adam & Hawa Bukan Manusia Pertama

Leave a Reply