Susun Strategi Social Media Marketing untuk Bisnis Anda dengan Perhatikan 9 Hal Penting Ini

Susun Strategi Social Media Marketing untuk Bisnis Anda dengan Perhatikan 9 Hal Penting Ini

Ada berbagai faktor yang harus diperhatikan dalam menyusun strategi social media marketing untuk menunjang bisnis kita. Bagi kita sebagai pebisnis, menggunakan social media hendaknya tidak disamakan dengan penggunaan akun personal, yang memungkinkan pemiliknya mengunggah konten apapun yang dikehendakinya sesuai suasana hati atau selera pribadi.

Karena itulah diperlukan sebuah strategi khusus dalam menggunakan social media untuk keperluan bisnis. Ekaterina Walter, praktisi strategi media sosial dari Intel, berbagi beberapa poin penting yang patut diperhatikan oleh para pengusaha saat hendak membuat strategi socia media marketing untuk usaha mereka.

1. Tuangkan tujuan secara jelas
Jangan menganggap remeh tujuan dengan hanya mencontek kampanye social media marketing milik kompetitor kita yang sudah lebih dulu sukses. Tentukan tujuan Anda sendiri untuk perusahaan Anda. Meniru boleh saja, tapi lakukan penyesuaian sehingga lebih cocok untuk kondisi bisnis Anda.

2. Siapakah audiens utama Anda?
Bagi entrepreneur yang serius menggarap social media marketing untuk bisnisnya, Anda perlu memiliki audiens yang spesifik. Di dunia maya, Anda memerlukan fokus dalam menarget follower Anda karena memuaskan semua jenis audiens adalah pekerjaan yang hampir tidak mungkin. Anda hanya perlu mempelajari segmen yang ingin Anda bidik sebagai audiens, misalnya segmen yang disusun berdasarkan kelompok usia, latar belakang pendidikan atau hobi, dan sebagainya. Buatlah beberapa persona dari konsumen ideal Anda untuk membantu Anda lebih fokus.

3. Dengarkan
Banyak mendengar menjadi kunci utama berjejaring sosial yang efektif. Sebagian besar pebisnis memperlakukan jejaring sosial sebagai sebuah papan iklan gratis yang bisa diakses kapan saja dan diunggahi konten promosi apa saja yang mereka hendaki. Tetapi berpromosi terus menerus bukanlah cara yang tepat untuk membangun interaksi dan loyalitas dalam jangka panjang. Promosi harus diatur frekuensinya dan diimbangi oleh pemberian informasi dan konten yang bermanfaat bagi pengguna jejaring sosial.
Selain itu, Anda juga perlu mengetahui tempat virtual mereka biasa berkumpul dan berinteraksi dengan intens. Ketahui juga sosok-sosok berpengaruh di kelompok atau segmen tersebut. Jika jawaban Anda: mereka semua ada di Facebook, Anda mungkin akan terkejut.

4. Tentukan fokus
Di manakah Anda ingin berpartisipasi dalam jejaring sosial? Anda tentu tidak bisa mengadakan kampanye jejaring sosial di semua situs social media yang ada di web. Fokuslah pada platform, forum dan tempat diskusi yang paling banyak digunakan mereka yang Anda target sebagai konsumen. Itulah mengapa Anda perlu mendengarkan, karena dengan mendengarkan Anda akan menggali informasi lebih banyak untuk menentukan fokus.

5. Periksa akun-akun jejaring sosial bisnis Anda
Lakukan pemeriksaan rutin di akun-akun jejaring sosial Anda untuk memastikan kemutakhiran informasi yang disajikan di dalamnya.

6. Tentukan tone Anda
Bagaimana kita akan berkata-kata dan berkomunikasi di jejaring sosial? Kepribadian yang akan ditangkap oleh para pengikut dan penyuka adalah apa yang disebut sebagai tone.

7. Integrasikan dengan profil online Anda lainnya
Maksudnya jika Anda sudah memiliki situs atau blog bisnis resmi, hubungkanlah situs/ blog itu dengan akun jejaring sosial Anda. Pastikan Anda memiliki rencana cadangan yang siap dijalankan jika rencana sebelumnya gagal.

8. Libatkan semua unsur
Pastikan semua elemen dalam perusahaan mendukung kampanye jejaring sosial bisnis. Jangan abaikan peran divisi sumber daya manusia, humas, keamanan, web, legal, dan sebagainya. Diskusikan bersama konten yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan untuk dipublikasikan di jejaring sosial. Ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman kelak.

9. Ukur kesuksesan Anda
Setelah bekerja keras, jangan lupa mengukur dan mengevaluasinya.Pengukuran bisa berupa metrics yang kemudian dihubungkan dengan tujuan di awal. Apakah tujuan itu tercapai ataui tidak?

Semoga 9 hal tadi bisa membantu Anda dalam merancang sebuah strategi social media marketing yang tepat bagi bisnis Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin berbagi ide lain, silakan tuliskan pada kolom komentar di bawah ini 🙂

Pentingnya Unique Selling Proposition untuk Produk atau Jasa Anda

unique selling proposition

Setiap bisnis harus memiliki unique selling proposition (USP). Ini merupakan hal yang membedakan produk atau jasa Anda dari para pesaing lainnya. Dengan memiliki USP, produk dan jasa yang Anda tawarkan menjadi istimewa.

Jika Anda tidak memiliki keunikan, maka perusahaan Anda ada dalam satu bahaya di mana perusahaan Anda akan tenggelam di tengah-tengah lautan persaingan bisnis yang ketat di saat ini.

Dengan memiliki USP perusahaan Anda akan meningkatkan posisinya di dalam pasar. USP terdiri dari tiga unsur, yakni:
1. Unique, hal ini membuat Anda berbeda dengan yang lain
2. Selling, membujuk pelanggan untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan
3. Proposition, adalah proposal atau usulan untuk diterima.

sumber: ciputraentrepreneurship.com

Apakah ‘A/B Testing’ atau ‘Split Testing’ itu?

a/b split testing

‘A/B Testing’ mungkin membuat kita teringat kembali ketika duduk di dalam kelas saat pelajaran statistik. Saat itu mungkin kita sering berpikir apakah formula-formula itu akan kita gunakan ataukah hanya membuat kita pusing di kelas. Namun setidaknya pertanyaan itu terjawab, statistik yang kita pelajari dulu di kelas dapat kita aplikasikan ke dalam kehidupan nyata, salah satunya dalam hal marketing.

‘A/B Testing’ atau ‘Split Testing’ adalah sebuat tes yang dilakukan dengan membandingkan hasil yang diperoleh dari 2 variant yang berbeda. Dengan membandingkan kedua variant tersebut kita bisa melihat unsur apakah yang menyebabkan satu variant lebih baik dari variant yang lain. Dalam dunia marketing split testing dapat diterapkan untuk melakukan tes efektifitas komposisi materi iklan seperti ad copy, layout, gambar dan warna untuk menemukan komposisi manakah yang paling bagus memperngaruhi buying decision orang yang melihat iklan tersebut.

Sedikit tips dalam melakukan ‘A/B Testing’

Dalam melakukan ‘A/B Testing’ atau ‘Split Testing’ tetapkan satu unsur spesifik yang akan diukur, contohnya; menguji perbedaan judul iklan saja. Terlalu banyak modifikasi unsur yang diukur dalam sebuah split testing kadang dapat membuat kita bingung untuk menentukan unsur apa yang benar-benar memberi perbedaan terhadap hasil split testing.

Selamat bereksperimen 🙂

4 Tips Facebook Marketing untuk Bisnis Makanan / Kuliner yang Harus Anda Ketahui

Facebook marketing usaha makanan & kuliner

Ada jutaan orang Indonesia yang setiap harinya membuka Facebook, dan sangat mungkin dari jutaan itu ada beberapa ribu orang yang tinggal di sekitar Anda. Dengan kondisi ini Facebook bisa menjadi tempat yang sangat menarik untuk melakukan aktifitas marketing ataupun promosi untuk mencari lebih banyak pelanggan lagi untuk meningkatkan omset usaha kuliner yang Anda miliki.

Salah satu cari berpromosi di Facebook bisa Anda lakukan dengan mengumpulkan massa menggunakan Facebook Page. Namun kendalanya terkandang kita bingung apa yang harus kita lakukan dengan Facebook Page tersebut. Dibawah ini saya mencoba berbagi tips bagaimana Anda, terutama yang memiliki usaha kuliner, untuk mengelola Facebook page agar dapat meningkatkan interaksi antara rumah makan Anda dengan konsumen dan juga tentunya agar dapat menarik konsumen baru lebih banyak lagi untuk menjadi pelangan.

4 Tips Facebook Marketing untuk Bisnis Makanan / Kuliner

1. Jangan Hapus Kritik atau Komplain

Tak ada rumah makan atau tempat kuliner yang bisa secara sempurna menyenangkan semua pembelinya. Meskipun rumah makan itu selalu ramai dan makanannya enak selalu saja ada komplain dan keluhan dari pembeli dan ini adalah hal yang wajar. Dan bagi Anda yang mengelola rumah makan atau bisnis kuliner dan menggunakan Facebook sebagai sarana marketing pastinya keluhan ataupun komplain dari pembeli sering mampir juga di Facebook.

Jika itu terjadi biarkan komplain itu tetap berada di sana dan tidak perlu dihapus. Yang perlu dilakukan adalah memberi jawaban yang jujur dan cepat untuk menanggapi keluhan tersebut. Selain itu cobalah untuk menghubungi secara pribadi pembeli yang menuliskan komplain di Facebook rumah makan Anda dan berusahalah untuk memperoleh kepercayaannya kembali. Tujuannya adalah jangan sampai komplain menyebar tidak terkendali di social media yang tentunya akan berdampak buruk bagi bisnis kuliner Anda.

2. Berikan Respon Balik Segera

Mungkin tampaknya sepele, tapi ternyata memberikan respon untuk setiap pesan yang ditulis oleh konsumen atau siapa pun di wall Facebook rumah makan Anda dapat meningkatkan interaksi antara bisnis kuliner Anda dan pelanggan meskipun itu hanya berupa ucapan terima kasih yang Anda berikan.

3. Tunjukkan Kalau Anda Benar-Benar Tahu Apa yang Anda Sajikan

Bisnis kuliner itu banyak yang unik, maka tunjukkanlah keunikan sajian atau menu rumah makan yang Anda miliki. Anda bisa mulai dengan bercerita tentang asal makanan atau minuman yang Anda tawarkan, sejarah atau cerita unik dibalik sajian tersebut, bahkan mungkin resep dari menu yang Anda hidangkan. Informasi yang Anda sajikan bisa berupa tulisan maupun video dan semakin pelanggan Anda tahu bahwa Anda benar-benar ahli dan tahu apa yang Anda sajikan kepada mereka akan membuat pelanggan semakin percaya kepada Anda.

4. Pamerkan Foto-Foto Terbaik dari Usaha Kuliner Anda.

Kata orang 1 gambar itu dapat menyampaikan 1000 pesan. Yang jelas kalau saya melihat gambar makanan atau minuman yang enak saya jadi ingin mencobanya, dan setidaknya begitu juga ribuan orang di luar sana. Ambil gambar terbaik dari setiap menu di rumah makan Anda dan bagikan lewat Facebook. Foto makanan atau minuman yang menarik sangat menggugah selera untuk mencobanya apalagi jika Anda lengkapi dengan informasi promo yang menggiurkan akan semakin menarik orang untuk datang ke tempat usaha kuliner Anda untuk mencoba menu terbaik Anda.

Nah… semoga 4 tips tadi berguna bagi Anda yang memiliki usaha kuliner atau mengelola rumah makan. Jika Anda memiliki tips lain bisa di-share di sini.