Agar Tidak Mengantuk Setelah Makan Siang

agar tidak mengantuk setelah makan siang

Siapa yang tidak senang menyambut jam makan siang di hari kerja, waktu untuk kita bisa istirahat sejenak dari rutinitas pekerjaan sambil mengisi perut yang kosong.

Namun setelah istirahat makan siang sering kali bukan rasa segar yang kita dapatkan, malah jadi ngantuk berat dan membuat setengah hari kerja kita terasa kurang maksimal.

Sering merasa seperti ini?

Continue reading “Agar Tidak Mengantuk Setelah Makan Siang”

5 Tips Sederhana Rubah Ruang Kerja Jadi Lebih Produktif

5 Tips Sederhana Rubah Ruang Kerja Jadi Lebih Produktif
5 Tips Sederhana Rubah Ruang Kerja Jadi Lebih Produktif

Sering kita merasa apa yang kita kerjakan kok rasanya hanya gitu-gitu aja hasilnya padahal kita ingin banget jadi lebih produktif.

Istirahat yang cukup, makan yang bergizi, mengatur waktu dengan baik, hingga rajin olah-raga ataupun yoga sudah dilakukan tetapi rasanya masih ada yang kurang.

Bisa jadi itu karena kita fokus meningkatkan kualitas diri kita dan masih belum banyak mengoptimalkan situasi di sekitar kita seperti ruangan atau meja kerja kita.

Continue reading “5 Tips Sederhana Rubah Ruang Kerja Jadi Lebih Produktif”

Daripada Habiskan Quota Internet Mainan Social Media, Coba Pelajari Hal-Hal Baru di 10 Website Ini!

belajar membuat roti
belajar membuat roti

Apakah belakangan ini kamu merasa banyak membuang waktu di social media dan merasa menyianyiakan quota internet yang kamu miliki? Tidak bisa dipungkiri saat ini banyak orang yang kecanduan social media, dan rasa kecanduan ini membuat kebanyakan dari kita lupa seberapa besar waktu yang sudah kita habiskan untuk ber-social media.

Continue reading “Daripada Habiskan Quota Internet Mainan Social Media, Coba Pelajari Hal-Hal Baru di 10 Website Ini!”

Bagaimana Cara Menghemat Waktu dan Jadi Lebih Produktif dengan Pomodoro dan Trello

Sekedar share saja, dulu saya mencoba mencari tools to-do list yang terbaik yang bisa saya gunakan. Banyak tools to-do list yang saya gunakan tapi tetap rasanya sama saja, saya tetap merasa masih belum bisa memanage waktu saya dengan baik sehingga selalu membutuhkan lebih banyak waktu dari yang saya perkirakan untuk menyelesaikan semua pekerjaan. Sampai akhirnya saya mencoba menggabungkan teknik Pomodoro dan Trello.

Sebelumnya saya akan mencoba menuliskan garis besar dari teknik Pomodoro ini yang saya kutip dari berbagai sumber…

Teknik Pomodoro adalah sebuah metode time management yang dikembangkan era tahun 1980an. Pada dasarnya teknik ini membagi waktu yang kita gunakan untuk bekerja menjadi bagian-bagian yang kecil, dimana setiap bagian waktu memiliki durasi selama 25 menit. Kemudian setiap bagian waktu tersebut ada jeda kurang lebih antara 5-15 menit untuk istirahat. Jeda istirahat ini dipecaya mampu menjaga mental dan fokus.

Beberapa alasan mengapa kita perlu mencoba menggunakan teknik Pomodoro:

1. Belajar bersahabat dengan waktu…
Bagi kebanyakan orang rasanya waktu seperti sesuatu yang menyebalkan apalagi ketika kita sedang menghadapi deadline dan tumpukan pekerjaan. Kita serasa kejar-kejaran dengan waktu untuk menuntaskan deadline-deadline yang ada. Ketika mencoba teknik ini, secara perlahan kita akan menemukan cara untuk bersahabat dengan waktu kerja yang kita miliki.

2. Mencegah kita terlalu memforsir diri…
Salah satu hal penting dari teknik Pomodoro adalah adanya istirahat pendek disetiap bagian-bagian waktu. Waktu istirahat yang walaupun sedikit namun rutin dan teratur ini dipercayai mampu memecahkan kejenuhan ataupun kebuntuan berpikir saat kita terforsir mengerjakan sesuatu. Bayangkan mesin mobil yang terus dipacu dengan kecepatan tinggi tanpa henti maka bisa jadi mesin justru kepanasan dan rusak, begitu juga diri kita bila terlalu diforsir bukannya pekerjaan akan beres malah diri kita yang jadi kehilangan fokus atau bahkan parahnya bisa mengakibatkan sakit. Waktu istirahat inilah yang menjaga otak kita tetap dingin.

3. Menghilangkan ganggungan dan berlatih fokus…
Dengan teknik Pomodoro kita akan berlatih bagaimana untuk fokus mengerjakan apa yang sedang kita kerjakan dan menghelingkan adanya gangguang-gangguan yang biasanya membuyarkan fokus kita yang berakibat pada terbuangnya banyak waktu.

4. Membantu kita mewujudkan keseimbangan hidup…
Sering merasakan kurangnya waktu luang yang Anda miliki? Terlalu banyak hal yang Anda tunda? Atau merasa 24 jam untuk sehari itu kurang? Rasanya menyebalkan bukan mengalami hal-hal tersebut. Time management yang baik akan membuat hidup kita menjadi lebih seimbang.

Apa saja yang kita butuhkan untuk menerapkan teknik Pomodoro ini?

Untuk menerapkan teknik dasar dari Pomodoro ini, minimal kita memerlukan 2 hal ini; timer dan to-do list. Kita bisa melakukannya dengan timer analog dan membuat to-do list dengan kertas dan pena. Tentunya kita juga bisa menggunakan software desktop ataupun apps di gadget kita. Cobalah lakukan pencarian ‘Pomodoro’ di apps store dan akan kita temukan banyak pilihan apps untuk dicoba.

Setelah coba-coba beberapa apps, saya putuskan untuk gunakan chrome extension ‘Simple Pomodoro‘ untuk timernya (jika ingin gunakan software timer versi desktop bisa coba pakai ‘Tomighty‘) dan Trello untuk to-do list nya. Tentunya Anda bebas untuk memutuskan tools apa yang akan Anda gunakan, saya gunakan 2 tools tersebut karena untuk saat ini 2 tools tersebut masih yang paling cocok untuk saya yang banyak bekerja menggunakan browser Chrome dan berkolaborasi dengan tim menggunakan Trello.

Bagaimana melakukannya?

Pertama, pastikan Anda sudah memiliki goals yang telah Anda urutkan prioritasnya. Dari goals tersebut tuliskan apa saja yang harus Anda lakukan dan bagi sehingga Anda tahu apa saja yang harus Anda selesaikan dalam satu pekan, dari sinilah kita akan mulai menerapkan teknik Pomodoro ini.

Kedua, breakdown target mingguan Anda dan tentukan berapa Pomodoro (25 menit) yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan detail-detail pekerjaan-pekerjaan tersebut dan jadwalkan menjadi to-do list harian Anda. Saya sarankan dalam sehari sebisa mungkin hanya mengerjakan 16 Pomodoro atau kurang.

Ketiga, fokuslah satu persatu menyelesaikan setiap task di to-do list harian yang telah Anda buat dan benar-benar gunakanlah waktu break 5-15 menit diantara sesi Pomodoro untuk beristirahat.

Coba terapkanlah selama 1 pekan dan bagikan pengalaman Anda dengan berkomentar di artikle ini. Bila Anda ingin belajar lebih banyak tentang teknik Pomodoro Anda bisa mampir ke sini. Kalau Anda punya teknik lain dan ingin berbagi jangan segan-segan untuk meninggalkan komentar.

Semoga bermanfaat 🙂